Sudahkah Anda Imunisasi HPV ?

Assalamualaikum…

Saya mau nulis tentang kewanitaan…khususnya buat buibu, tapi kalo yang baca bapak-bapak, bisa diceritain ke istrinya ya 😉

Sudah pada tau kan kalo kanker serviks itu pembunuh kedua setelah kanker payudara. Jujur saya kalo dengan tentang kanker tuh kok rasanya serem sendiri ya. Betapa ganasnya kanker itu.

Tentu saja kita semua ga pengen kan kejadian di diri kita atau keluarga tersayang kita. Memang katanya penyebab kanker itu salah satunya pola hidup dan pola makan kita yang kurang sehat. Karena itu pola hidup kita juga mulai dibenerin. Emang susah sih ya kadang, karena banyak cobaan.

Tahun lalu sayapun baru ngeh kalo ternyata ada imunisasi yang bisa mencegah kanker serviks. Dan mulailah saya cari informasi, gapapa ya saya tulis disini hasil browsing saya dan pengalaman saya yang akhirnya memutuskan untuk mengimunisasi diri sendiri sebagai usaha saya mencegah kanker serviks. Maklumlah saya kan orangnya pelupa jadi apa-apa saya catet deh.

Apa HPV itu ?

HPV atau Human Papillomavirus merupakan virus yang bisa menular lewat hubungan seksual. Virus inilah yang dapat menimbulkan tumbuhnya sel kanker dalam rahim wanita. HPV ini memiliki 100 strain virus.  Virus HPV yang menjadi penyebab terbanyak kanker serviks adalah virus HPV strain 16 dan 18.

Siapa yang perlu Iminisasi HPV ?

Yang pastinya wanita yah…kan mencegah kanker serviks

Kapan sih kita imunisasi HPV ?

Saya baca dari beberapa sumber, ada yang bilang  dari umur 9 tahun ada juga yang bilang 11 tahun sudah bisa diberikan. Wah…saya telat banget dong. Tapi setelah saya konsul ke dokter kandungan saya, usia saya masih bisa. Alhamdulillah

Jenis Imunisasi HPV

Kata dokter saya imunisasi HPV itu ada 2 :

  1. Cervarix, merupakan Vaksin HPV bivalent yang mencegah  HPV-16 juga HPV-18 yang menyebabkan kanker serviks, vaksin ini dikhususkan bagi wanita
  2. Gardasil, merupakan vaksin quadrivalent untuk  cegah virus HPV tipe 16, 18, 6 dan 11 yang artinya untuk mencegah kanker dan pra kanker serviks, vulva, vagina, dan anus juga mencegah kutil atau jerawat pada kelamin. Dikhususkan untuk wanita juga.

Imunisasi yang dipilihkan dokter untuk saya ya Gardasil, karena katanya lebih lengkap. Ok deh.

Trus baru-baru ini saya baca ternyata ada vaksin HPV lagi yang bisa digunakan untuk pria namanya Gardasil 9. Tapi belum nemu info juga kalo untuk pria untuk mencegah kanker apa ? Kemungkinan sih yang berhubungan dengan kelamin juga.

Berapa kali diberikan ?

Berdasarkan pengalaman saya kemaren, saya dijadwalkan imunisasi itu 3 kali suntikan. Suntikan pertama dan kedua selang satu bulan. Sedangkan suntikan ketiga selang 6 bulan setelah suntikan pertama. Alhamdulillah udah selesai semua bulan lalu. Dan setelah itu tidak perlu diulang lagi.

Persiapan sebelum imunisasi HPV

Waktu pertama konsul ke dokter terkait imunisasi ini, saya ga langsung disuntik ya…melainkan saya harus melakukan papsmear terlebih dulu untuk mengetahui kondisi mulut rahim saya, apakah ada sel-sel mencurigakan atau tidak. Setelah hasil papsmear keluar barulah dokter bisa menyarankan langkah selanjutnya, apakah saya bisa langsung imunisasi ataukah harus diobati dulu jika ternyata hasil papsmear saya ditemukan sel-sel yang mencurigakan itu.

Alhamdulillah hasil papsmear saya bagus dan bisa mendapatkan vaksin.

Mahal ga sih ?

Ya kalo bayar sendiri lumayan ya manteman  🙁 …kalo di RS Awal Bros  Bekasi (Imunisasi pertama dan kedua) atau di RS YPK Mandiri (Imunisasi ketiga saya) Jakarta sekali suntik sekitar 1,3- 1,4 jutaan termasuk jasa dokter (belum termasuk papsmear) itu untuk vaksin Gardasil ya. Untungnya asuransi dari kantor suami menanggung imunisasi saya ini full. Nah coba deh dicek ke asuransi kesehatan masing-masing barangkali ditanggung juga, Kan lumayan banget itu.  😉

Kalo BPJS Kesehatan saya kurang tau imunisasi HPV ini ditanggung atau ga, tapi yang saya tau beberapa kali BPJS Kesehatan dan laboratorium bekerjasama untuk papsmear gratis. Coba sering cari info.

Moga-moga nanti pemerintah bisa gratisin untuk vaksinnya…aamin

Abis Imunisasi Ga akan kena Kanker ?

Ya belum tau juga sih, tapi dari yang saya baca, imunisasi HPV ini 100% mencegah kanker untuk anak yang diimunisasi yang blm pernah berhubungan seksual. Kalo udah emak-emak gini kata dokter saya sih diklaim sekitar 90% berhasil mencegah. Wallahualam yah…namanya juga kita berusaha mencegah.  InshaAllah.

Trus meski sudah diimunisasi papsmear tetep rutin dilakukan ya..supaya kita bisa  deteksi dini. Papsmear dulu yang saya tau setahun sekali  tapi ternyata sekarang bisa dilakukan tiga tahun sekali.

Ya begitu manteman cerita imunisasi HPV saya sebagai usaha saya mencegah kanker yang menjadi hantu para wanita hehehe…Semoga kesehatan selalu menyertai kita dan keluarga. Amin.

Wassalamualaikum

Ny. Kotaro

Sumber :

www.liputan6.com

https://plus.kapanlagi.com/kenali-dulu-seluk-beluk-vaksin-hpv-untuk-cegah-kanker-serviks-80a9ce.html

http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-38131404

Author: Pungky KD

Nyonya rumah di rumahnya sendiri... ;)

Leave a Reply